Merumitkan Fikir

Manusia makhluk yang rumit.
maunya yang rumit-rumit.
Mikirnya ribet-ribet.

Mungkin itu alasan, knapa anatomi otak itu diciptakan bercabang dan merungkel-rungkel.

Ternyata berfikir simpel itu, gak sesimpel keliatannya.

Padahal coba tengok, ke diri kita bentaran aja.
Nafas lega.
Kemana-mana, jalan lenggang kangkung.
Makan terasa enak, lidah gak ada masalah.
Duit cukup di kantong.

Lalu mau apa lagi ?
ah, dasar manusia.
Gak ada habis-habisnya, pengen nelen dunia
😀

Advertisements

7 thoughts on “Merumitkan Fikir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s