Telur rebus dan kecap banyak mliwis

Beberapa waktu yang lalu saya pernah bercerita tentang kecap yang menurut saya adalah urutan pertama enaknya diantara kecap-kecap yang pernah saya coba.

Saking penasarannya, suatu hari kebetulan honey berencana muterin pasar Beringharjo.  Berdasarkan bocoran info dari penjaga warung Ngudi Rejeki cabang ketiga itu, merk kecapnya adalah Banyak Mliwis made in Kebumen yang konon udah terkenal sampai Kamboja sono, dan yang jual adanya di Beringharjo.

Berbekal informasi sedikit plus keyakinan tinggi akan ditemukannya kecap idaman itu, maka suatu sore akhirnya jadi juga honey diutus untuk mencarinya.

Tapi apa daya, sampai menjelang magrib tak ditemukan jua merk kecap nan ajaib itu.  Untung katanya pas nanya-nanya pada penjual kebutuhan dapur di Beringharjo, ada rupanya mas-mas yang nguping, lalu memberikan info rahasia, bahwa kecap berjudul Banyak Mliwis itu dijualnya di toko Kurnia Jaya, depan Taman Budaya.  Aha !

Besok paginya, berbekal informasi yang lengkap, setelah sebelumnya nge-sms carra untuk memastikan letak taman budaya plus toko progo yang lama, sampailah saya di toko dimaksud.  Akhirnyaaaa kecap idaman dalam genggaman !

Ternyata kecap itu dijual dalam bentuk botol 650 ml, jerigen 3 dan 5 liter.  Saya beli yang botol sahaja, gede botolnya , nggak nyampe 20 rebu harganya.  Sesampai rumah langsung dicoba.

Paten emang enaknya, bang Ai ama Q sampai keranjingan makan ama telur rebus yang dikasih kecap itu, luarbiasanya, baru dua mingguan ya, itu kecap tersisa setengah botol coba.  Bayangkan tuh.

Pakai telur rebus doang aja enaknya minta ampun, apalagi sama ikan bakar, mie goreng, ck ck jadi ngiler, buka berapa jam lagi sih *nengok jam sambil meluk botol kecap* 😐

Advertisements

17 thoughts on “Telur rebus dan kecap banyak mliwis

  1. Billy Koesoemadinata

    akuh pernah makan dengan kecap ini, waktu “departed” di Yogya beberapa taun yang lalu..

    dan emang enaaaaakk…

    warm : iya mas, enaknya sampai sekarang paling top dah 😀 , kapan ke Jogja lagi mas ? 🙂

    Like

    Reply
  2. tu2t widhi

    eh.. emang enak yah? kalo chan mah tahunya kecap yang enak ituh kecap tawon.. dari tuban kalo gak salah.. yah maklum lom ke jogja lagi XD *menghindar dari tatapan eyang*

    Like

    Reply
  3. penyiar_geblek

    ehehe sesuk coba cari yah… anak boss ku bule juga favoritnya makan nasi anget sama telur rebus 2 biji plus kecap ikan
    * saya liatnya merinding tuh apa kabar amisnya yah -____-“*

    Like

    Reply
  4. putrimeneng

    nah iniii … om nanti kl ke jogja anterin beli yaa sama mbak warm*nyuruh-nyuruh* enak nih buat bikin semur kayaknya ato sate ato bikin ikan bakar ato bikin nasi goreng …

    buka masih lama ya *cleguk*

    Like

    Reply
  5. carra

    *clingukan*

    *kluar pintu lagi… ngliat nama blog* bener kok ini… blognya.. lahhh kok balik ke hurup gede2 ini lagi… @___@

    *balik baca dari feedreader aja*

    Like

    Reply
  6. naussea

    adaw, judul eh merk kecapnya itu lho, musti ada makna tersendiri 😀
    saya sukanya kecap asin om, secara saya penggila asin, kalo kecap manis, hufff …..
    makanya honey saya nggak pernah sedia kecap manis, pokoknya asin is asin :))

    *dikepruk

    Like

    Reply
  7. Salim

    mas-mas dan mba-mba..kecap made in kebumen selain kecap banyak mliwis..ada juta ketjap tjap kentjana…rasanya jg top markotop….itu kecap kesukaanku klo mas mudik ke kebumen…

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s