Pewarna Makanan Buatan !

Beberapa hari setelah lebaran, si sulung Thor tepar, tak lama menyusul bang Ai, terakhir Q ikut-ikutan sakit.  Batuk, sesak napas dan demam.  Saya pun teringat, kalau nyaris sebulan penuh pas ramadhan di masjid di beri jaburan sehabis shalat tarawih.  Jaburan adalah snack-snack bungkusan dan minuman dalam gelas plastik yang dikasih penduduk untuk anak-anak, ya semacam kumpulan snack yang sering dibagikan pas ada yang ultah.

Akhirnya sambil diobatin, kebetulan pas masih libur sekolah, mereka total gak dibolehin jajan, minum es, dan minuman sembarangan.  Tapi pas masuk sekolah lagi, jajan mereka kembali terkontrol, gak tau beli apaan di sekolah.  Tadi bang Ai dan kaka Thor terlihat batuk lagi.

Konyolnya, kemarin saya membeli semacam snack berbentuk bantal dengan warna ungu.  Entah kenapa barusan saya iseng membaca komposisi kandungan yang tertera di bungkusnya.  Mata saya pun tertuju pada tiga baris nama pewarna buatan di akhir komposisi.  Nama-nama yang menarik, yaitu merah alura atau Allura Red, Brillilant Blue atau biru berlian dan Erythrosine/eritrosin.

Browsing lah saya.  Dan menemukan fakta-fakta mengerikan atas tiga pewarna itu.
Menurut link, di atas .

Allura Red AC is banned in many European countries because it is an azo dye, that can break down under reductive conditions to release aromatic amines that are classified as being carcinogenic or potentially carcinogenic to humans.”

Lalu,

Brilliant Blue FCF has previously been banned in Austria, Belgium, Denmark, France, Germany, Greece, Italy, Spain, Sweden, and Switzerland. It has the capacity for inducing an allergic reaction in individuals with pre-existing moderate asthma”.

Kemudian,

in 1990 the U.S. FDA had instituted a partial ban on erythrosine, citing research that high doses have been found to cause cancer in rats”.

Fakta lain dari pewarna di atas, ajaib lagi.  Allura red dibuat dari cairan batubara atau minyak bumi.  Pewarna biru berlian, selain untuk pewarna makanan, juga adalah pewarna untuk sabun, shampo dan obat kumur.  Eritrosin juga adalah pewarna untuk tinta cetak.

Itu baru sebatas pada pewarna buatan, baru terbatas pada tiga warna, belum lagi menelisik bahan pengawet dan bahan lainnya.  Saya jadi bingung, di luar negeri pewarna buatan itu dibatasi penggunaanya bahkan dilarang, kenapa diperbolehkan disini?

Jadi merasa berdosa sama anak-anak, karena tidak teliti akan kandungan bahan makanan yang mereka konsumsi.  Semoga lain kali saya bisa lebih rajin membaca dan mencari tahu kandungan dan komposisinya.  Tapi mending dihindari kayaknya, soalnya toh kita tidak tahu seberapa takaran pewarna buatan ataupun bahan pengawet dan bahan lainnya dalam makanan tersebut.  Walaupun mungkin lolos uji BPOM, tapi siapa yang tahu yang terjadi pada proses produksinya.

 

Advertisements

6 thoughts on “Pewarna Makanan Buatan !

  1. desty

    makanan warna-warni itu lolos uji dari BPOM, karena kandungan/takarannya di tiap sajian masih dapat ditoleransi oleh tubuh.
    Tapi, coba bayangkan tubuh kita menerima asupan zat pewarna itu sedikit demi sedikit, bisa jadi ada penumpukan dalam tubuh. Apalagi kalo anak-anak biasanya malas minum air putih untuk menetralisir.
    Itu sih pemikiran awam saya, om.. Sebaiknya anak2 memang dibatasi makan yg mengandung zat pewarna

    Like

    Reply
  2. warm Post author

    @ desty
    logikanya kan kalo diluar negeri di larang harusnya disini juga dilarang, walau sesuai takaran tapi siapa yg tau pas prosesnya 😐

    @latree
    he eh 😐

    @ fannie
    mengerikan emang euy, bagusnya ga sering2 makan2 bukkusan gitu, bawa bekal aja, semacam donat gitu 😐

    @ umen-umen
    menurut wikipedia sih gitu, mas, mengerikan memang 😐

    @ rere
    dikurangi aja makanan yg ndak jelas euy, apalagi buat bayi hedeh ngeri

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s