Bang Ai : Sang peramal Cuaca

Ceritanya kemarin, persisnya hari apa saya lupa.  Pokoknya rada sorean lah,  langit cerah walau ada sedikit mendung nun jauh di barat.  Tidak ada tanda-tanda mau hujan deket-deket sini lah.  Etiba-tiba bang Ai minta ijin pengen mandi hujan.

Ya, saya kalau hujan memang menyarankan anak-anak untuk hujan-hujanan, kecuali kalau hujannya mengerikan plus petir menyambar-nyambar baru diminta menunda ritual mandi hujannya.  Ya mungkin sedikit bales dendam kalau dulu pas kecil saat mau hujan-hujanan minta ijinnya sedikit ribet sama ortu :mrgreen:

Kembali ke masalah bang Ai yang minta ijin tadi, saya tertawa-tawa saja meremehkan sambil bilang.
“Iya,  silakan sana,” Sambil bilang dalam hati : ‘ wong harinya cerah ceria gak mungkin hujan lah ya..”

Tapi saya salah, beberapa menit setelah itu, hujan turun aja lhoh, dan sangat lebat sekali deh.

Dan tadi, di jalan pas mau ke ATM, melihat langit yang kembali memperlihatkan gejala sedikit mendung di ujung barat, saya pun tanpa ragu nanya sama bang Ai “Kira-kira mau ujan nggak, bang?”

Dia pun menjawab “Iya”
Alhamdulillah ternyata sampai sekarang hujan belum turun, ga jadi kebasahan di jalan.

Hore, bang Ai salah !

Advertisements

One thought on “Bang Ai : Sang peramal Cuaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s