Sajak Bukit Bintang


Hai, selamat pagi menjelang siang,
tadi habis nganter Q dan si abang
langsung meluncur ke arah selatan nan panjang
yang tanjakannya tampaknya rada menantang
walaupun rutenya rada kentang
sempet bikin hati rada bimbang
sampai lupa bawa sarung tangan merah terang
sementara siang panas manggantang
membuat badan tambah hirang

daaaan,akhirnya sampai juga ke Bukit Bintang
menikmati pemandangan yang membentang
sempat-sempatnya ngirim sms untuk honey tersayang

ya, ini sajak ngarang
bukan karena mentang-mentang
yang penting hati senang
dan rada keren memang
*dilempar rantang*

Advertisements

2 thoughts on “Sajak Bukit Bintang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s