tentang Dilanku tahun 1990

@DIlan

Milea Adnan Hussein, apa yang bisa aku ceritakan tentangnya, selain seorang gadis kelas 2 SMA yang cantik, yang berambut panjang, yang disukai beberapa lelaki muda di tahun 199o, itu pun saat aku pas kelas 1 yang bukan SMA. Aku tuduh Lia ini, panggilannya Milea, semacam sosok teh Rosi di masa sekarang yang bernostalgia tentang indahnya jaman dulu kala dengan kang Pidi Baiq, penulis cerita ini.

Tapi toh Milea maunya cuma sama Dilan, yang memandang dunia dengan caranya sendiri, yang kadang anak geng motor tapi sayang bundanya dan tak henti memberikan kejutan pada Milea lah.

Cerita yang menarik, sangat malah, yang pernah ditulis panjang dalam satu postingan di blognya surayah, sejak Oktober 2013 namun akhirnya dihapus untuk diedit dan dipindahkan ke dalam buku. Ada yang berkomentar di twitter yang di lampirkan di sampul belakang buku, bahwa pun buku ini jadi semacam taktik menguasai wanita. Karena tentang banyak cerita bagaimana cara sederhana walau di luar kebiasaan, untuk mendekati gadis tapi nyatanya berkesan dalam dan berhasil, padahal awalnya kenal pun tidak.

Latar belakang cerita pula adalah, kerinduan akan sebuah kota Bandung, di masa 1990 yang tampaknya masih dingin, tak ada macet dan tak bergitu banyak melimpah kendaraan bermotor yang menguasai jalan. Yang menjadikanku pun rindu akan kampung halaman di tahun-tahun itu, rasanya begitu. Indah tanpa teknologi berlebih-lebih yang kadang juga tak perlu rasanya.

Padahal isi buku itu banyak percakapan, yang terkadang terlihat absurd padahal jujur yang menyenangkan, juga seolah-olah percakapan dengan diri sendirinya Milea, dari sudut pandangnya. Iya kalau kau suka cerita cinta sederhana dan jujur dan dari sudut pandang yang mungkin tak pernah terpikirkan, pasti akan habis membacanya.

Walaupun pernah membaca di blognya beliau juga, mengulanginya membaca tetap terasa indah. Mungkin seakan-akan kau Dilan, atau seakan-akan Milea, atau mungkin berharap yang mengalaminya kau sendiri. Apapun, itu menyenangkan, selamat membacanya, bagi yang belum.

Dan setelah menuliskan semacam pandangan atas buku ini, aku jadi rindu pada Lia yg ada di rumah, ah itu nama panggilan honey šŸ™‚

 

..

*cover di atas diambil dari blognya surayah.
*dan kata temenku 10.000 eksemplar cetakan pertama sudah habis, eh saya tadi malam mendapatkannya di togamas walau status bukunya masih dalam gudang, tapi bisa dibeli syukurlah.

Advertisements

6 thoughts on “tentang Dilanku tahun 1990

  1. wxrm Post author

    @latree
    hai juga..

    @neng fey
    sayangnya ini versi yg sudah diedit, nyesel dulu ga sempet ngesave versi lamanya

    @mwahyunz
    smoga sabar dan tabah

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s