The Fantastic Four

Liburan lebaran sudah hampir usai, nyaris tak sempat posting apa-apa, karena menikmati waktu bersama seisi penghuni rumah yang kali ini dalam formasi lengkap !  Jalan-jalan saja kesana kemari, tak lupa seraya membawa makan ringan yang sejatinya untuk tamu haha.

Saya jadi teringat, akan sebuah keinginan bertahun-tahun yang lalu.  Saya adalah mbarep alias sulung dari lima bersaudara, sementara honey adalah mbarep dari tiga bersaudara.  Terbetik sebuah keinginan untuk mempunyai junior yang jumlahnya di tengah-tengah antara jumlah saudara saya dan honey.  Artinya adalah mempunyai empat orang anak-anak adalah sebuah cita-cita 😀

Sampai akhirnya Februari tadi,  tiba belas tahun berlalu sejak si sulung hadir di dunia, si gagah yang ke empat pun muncul.  Made in Jogja tapi tetep keukeuh pengen dilahirkan di Banjarbaru, kota kecil yang saya banggakan dan kagumi sejak dulu.

Tapi, sungguh, sekarang mencari momen untuk mengabadikan mereka berempat dalam satu frame itu adalah agak sulit, karena Kaka sekarang sangat pemalu dan cenderung menghindar kalau melihat kamera, kebalikan dengan si Q tentu :mrgreen: Kalo bang Ai mah gampang, cuek saja dan tergantung situasi.

Begitulah, entah kapan persis itu momennya, yang jelas di dalam kamar, honey berhasil mengabadikan empat orang kebanggaan saya itu.  Dan abahnya pun, tiba-tiba merasa semakin tua sahaja 😀

#FOur

Advertisements

3 thoughts on “The Fantastic Four

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s