Wisata Candi Gratisan di Sekitar Jogja

Bagi yang pernah wisata candi ke Jogja dan sekitarnya, pasti tujuan utamanya kalo tidak ke candi Prambanan dan candi Ratu Boko, ya ke candi Borobudur yang masuk wilayah Magelang.

Tapi itu sudah terlalu mainstream, kawan. Di samping harus bayar pula hehe. Itu karena dua candi itu dalam di bawah manajemen PT. Candi yang menjadikan nilai retribusi masuknya jadi lumayan, terutama buat saya πŸ˜€

Beberapa waktu yang lalu, saya jalan-jalan ke candi-candi selain dua candi utama di atas.

Yang pertama, saya jalan-jalan bersama isteri saya, setelah menyusuri selokan Mataram ke arah timur, kemudian menuju jalan raya sekitar Kalasan, di sisi kiri jalan kalau dari arah Solo menuju Jogja, sekitar 2 kilometer dari candi Prambanan, tak jauh dari pinggir jalan, disitu adanya candi Kalasan. Masih terawat baik, walau seperti candi-candi yang lain ada beberapa arca yang tak lengkap dan hilang, tapi tetap tak mengubah kemegahan peninggalan dinasti Syailendra itu.

candi kalasan feat. honey & sepeda federal ^^

candi kalasan feat. honey & sepeda federal ^^

Kemudian perjalanan kedua, bersama mas Benny, teman sepedaan di komunitas Fedjo, alias MTB Federal Jogja, yang mengenalkan dan mengawal saya pada candi Sambisari dan candi Gebang.

Candi Sambisari berjarak kira-kira dua kilometer dari candi Kalasan, tapi terletak di sisi kanan jalan kalau dari arah Solo menuju Jogja, tak persis di pinggir jalan memang, harus masuk lagi mungkin sekitar 500 meter, tapi tenang aja ada penunjuk jalannya kok. Candi ini unik, karena posisinya di bawah permukaan tanah, jadi semacam di dalam lembah, katanya konon karena dulu tertutup lahar gunung Merapi berabad-abad yang lalu.

c.sambisari

Dari candi Sambisari, terus ke utara menyusuri jalan yang ada untuk kemudian ke barat, ya pokoknya nanya-nanya aja deh ama penduduk sekitar kalo bingung arah haha, nanti berujung ke arah candi Gebang. Candi ini uniknya berada di tengah-tengah pemukiman penduduk, tapi area sekitar candi tentu saja terawat dengan baik.

candi Gebang

candi Gebang

Terakhir yang saya kunjungi adalah candi yang posisinya di area paling tinggi di Jogja, yaitu candi Ijo.Β Β  Menuju candi Ijo ini mungkin rada sulit kalau mengandalkan penunjuk jalan, karena nyaris tak ada sama sekali. Memang lebih baik bertanya pada penduduk sekitar, lebih gampang menuju situs ini adalah dari jalan menuju candi Ratu Boko, itu posisinya tepat di samping pasar Prambanan yang lokasinya di seberang area candi Prambanan. Tinggal ikuti saja jalan samapai nanti ketemu pertigaan di kiri jalan, nah saya lupa pertigaan yang ke berapa haha, pokoknya masih terus dari candi Ratu Boko, tinggal nanya sama orang ah pokoknya :mrgreen:

Candi ini keren sekali, karena letaknya di ketinggian, kita jadi bisa melihat Jogja dan sekitarnya dari situ, oh ya karena posisinya ini pula, sering menjadi destinasi teman-teman yang suka uji nyali menjajal tanjakan dengan sepeda, karena tanjakan menuju candi lumayan terjal.

Ke empat candi yang saya kunjungi di atas gratis-segratisnya, karena situs-situs tersebut di bawah pengawasan Balai Pelestarian Cagar Budaya. Ya terkecuali ongkos bensin kalau naik mobil atau motor karena akses menuju candi tersebut juga relatif mudah, masih bisa parkir. Kalau pun mau beneran gratis ya seperti yang saya lakukan dengan mas Benny, sepedaan ! Asik kok, sekalian olahraga da menikmati suasana Jogja dengan santai .

Prosedur saat mau memasuki area candi pun gampang, tinggal lapor sama satpam, trus ngisi buku tamu, beres. Tinggal berkeliling dan menikmati pemandangan masa lampau.

Menengok ulasan disana, tampaknya ada beberapa candi lagi yang harus ditengok, selagi masih gratis, kapan lagi bisa menikmati peninggalan budaya masa lampau yang keren itu J

Jadi begitulah, mungkin foto dan lain-lainnya kurang detil, apalagi candi Ijo, lupa naro file fotonya haha, lebih baik kunjungi langsung saja dan rasakan sensasinya, atau sementara waktu bisa browsing untuk lebih jelasnya πŸ˜€

Advertisements

7 thoughts on “Wisata Candi Gratisan di Sekitar Jogja

  1. wxrm Post author

    @indah . yg tiga iya, kecuali yg candi Ijo, baru mau rencana, kmaren ceritanya cuma survei rute naik motor hehe

    @shaa. candi gebang emang nyempil sih hehe

    Like

    Reply
  2. ruthwijaya

    Benernya, masuk ke candi bayar gpp lho, Om… biar bisa dikelola dan dilestarikan dengan baik… kadang, kalo gratisan juga, orang jadi sembarangan masuknya nggak ikut ngerawat 😦
    Untungnya, yang di foto itu bagus & terawat, semoga terus bagus yaa…

    Like

    Reply
  3. Raditya

    Masih ada Candi Sari, yang berwujud utuh. Yang berwujud nggak utuh ada Candi Kadisoka dan Candi Kedulan. Di timur kompleks Prambanan sana ada Candi Asu yang tempatnya ‘nyempil’ di halaman SD mana saya lupa. Candi Plaosan juga ada di sebelah timurnya lagi. Yang pake najak-nanjak? Ada candi Barong dan Candi Ijo di selatan Ratu Boko. Oiya, ada Candi Banyunibo dan candi Sojiwan juga yang datar-datar saja. πŸ˜€

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s