ke jurang Merapi demi melihat mata air Bebeng

beberapa hari yang lalu, mas Saktya dan mba Rizka mengutarakan (kok utara bukan selatan ya?) rencana mereka untuk sepedaan ke arah Bebeng (yang saya tahu belakangan kalau tempat itu juga biasa disebut Klangon oleh para penggemar downhill) untuk melihat mata air Bebeng yang sempat terkubur erupsi merapi dulu, berhasil dihidupkan kembali.

Paling tidak ada dua hal yang menarik dari ajakan itu.
yang pertama saya belum pernah mencoba rute tersebut, dan saya pikir tanjakan kesitu pasti menarik (dan edyan!), soalnya teman-teman saya yang biasa kesitu untuk donhilan mesti loading alias numpang mobil pick up untuk sampai ke titik itu.  Yang kedua adalah ikutnya tokoh misterius yang blog rapinya sering saya sambangi, yaitu mas wijna, owner blog maw mblusuk.

Membaca postingan-postingan disitu, sudah tak aneh kalau rute yang dipakai beliau sepedaan,  mesti aneh, angel, apalagi tokoh utama satunya, om Bayu yang kondang disebut simbah gundul juga ikut, juga tokoh lainnya yang sering muncul: pakdhe timin.  Itu sungguh menarik, petualangan sepedaan mereka yang dikenal dengan tim pekok tak pernah sesuai standar normal :D.

Saat mau berangkat di hari sabtu pagi yang tanggal merah kemarin, ada kejutan lainnya.  Mas Radith, pemilik blog denmasbrindhil yang keren itu juga ikutan pula.  Wah, tim turing ngepit sak tekane bersatu kembali !

Delapan orang yang berangkat, dari Janti, ke arah Kalasan, rute yang belum saya pernah jalani sebelumnya.  Tanjakannya asik, sedikit-sedikit tapi panjangnya juga bukan kepalang 😐  Makin asik lagi, ternyata salah rutenya memasuki jalan (sangat) rusak yang penuh debu tebal karena tampaknya sering dilewati truk pengangkut pasir, saking parahnya jalan, sampai-sampai beberapa orang terpaksa bersepeda lewat got yang cukup lebar, oh my got!

#JAlan
Belum cukup dihajar jalan rusak, jalan menuju klangon tanjakannya tak kira-kira, berlapis tak habis-habis juga.  Untunglah memakai sepatu cleat yang membuat kayuhan lebih ringan hingga tak perlu pakai ritual ttb (tuntun-tuntun bike) 😀  Itu pun baru sampai di parkiran Klangon pada jam 2 siang menjelang sore 😐

Setelah semua anggota tim lengkap.  Dilanjutkan bersepeda nanjak dikit sampai ke dekat tepi hutan.  Lalu berjalan menuruni jurang yang lumayan dalam demi melihat mata air Bebeng yang letaknya ada di dasar.

Jurang yang ada dekat sekali dengan puncak Merapi ini sangat keren, sayang saya tak punya kamera yang cukup baik untuk mengabadikannya.  Setelah mencari beberapa menit, akhirnya mata air Bebeng pun terlihat ditengah-tengah, berwujud sumur.

#Bebeng
Sejarah mata air Bebeng ini sungguh menarik, karena ternyata sebenarnya pembangunannya sudah dimulai sejak tahun 1965, hasil kerjasama Pemda Sleman, Universitas Gadjah Mada dengan World University Service (WUS).   Peresmiannya sendiri baru terlaksana pada tahun 1973.  Dokumen lengkap tentang sejarah mata air ini bisa di download di arsip UGM itu.

Setelah tertutup material erupsi Merapi tahun 2010, akhirnya mata air tersebut bisa dinormalisasi kembali, mungkin sekitar Agustus 2014 barusan.

Tak terasa jam empat sore, sementara banyak yang tak mempersiapkan sepedanya dengan lampu, karena tak mengira perjalanan bisa sampai sesore itu.  Perjalanan pulang relatif lebih mudah walaupun memerlukan kehati-hatian yang lebih karena turunannnya lumayan tajam dan bikin hati kebat kebit.  Apalagi ban yang digunakan tidak disiapkan untuk turunan di jalan yang tak cukup mulus.

Hari beranjak gelap, sempat mampir untuk ashar dan maghrib di jalan.  Sementara mas wijna malah bablas duluan di depan tak tahu kabarnya.  Nantilah kita tunggu di postingan di blognya tentang perjalanan ini 😀

Tapi untunglah, walaupun harus bersepeda dalam gelap, bisa sampai di jalan raya Solo tepat jam tujuh malam.  Anggota tim lainnya berpencar menuju pulang.  Saya, mas Radith dan om Bayu mampir sejenak di bakmi Jawa di sisi barat jembatan layang Janti yang enak tenan.  Kelar dinner, pulang, sampai rumah lepas sepatu, lalu terkapar 😐

Advertisements

2 thoughts on “ke jurang Merapi demi melihat mata air Bebeng

  1. Pingback: » Kiss can do blog auk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s