anak SD bahkan lebih cerdas dariku

.. kemarin saat berada di sudut utara kalimantan barat itu, aku sempat-sempatnya membantu memperbaiki rem sepedanya anak empunya penginapan yang masih siswa sekolah dasar.  Aku kagum juga dengan semangatnya bersepeda ke sekolah setiap hari , (sepeda yang dipakainya lumayan bagus sih, pikirku: mungkin hadiah ulang tahun atau kenaikan kelas) sementara bapaknya padahal masih punya mobil bagus, yang cuma digunakan untuk mengantar jemput adiknya, yang juga sama-sama esde 😀

kata bapaknya : “justru dia itu sebenarnya dibelikan dan diminta bersepeda karena dihukum..”

entahlah dihukum karena apa aku lupa, yang jelas aku mendadak ngiri, dihukum kok malah dibelikan sepeda 😐

syukurlah remnya bisa diperbaiki, kebayang itu dua pasang rem rusaknya lumayan.  Karena ketersediaan part yang terbatas, yang bisa diperbaiki pun cuma v-break belakang.  Sepertinya anak itu bekerja keras menggowes ke sekolahnya, karena aku tahu kontur tanjakan medan menuju sekolahnya lumayan juga untuk dilewati dengan sepeda ukuran kecil seperti itu.

Hal yang menarik dari sepedanya adalah sadelnya sudah diseting pada posisi yang benar.  Aku pun bertanya siapa yang yang melakukan pengaturan sadelnya.  Bapaknya menjawab :  “dia memang suka menaik turukan pedalnya sendiri..”

Menarik sekali, betapa anak kecil itu bisa secara alami merasakan posisi duduknya yang tidak enak, kemudian mengaturnya sendiri sehingga sepedanya enak untuk dikendarai.  Anak itu cerdas sekali sungguh.  Aku yakin lama-lama dia bisa mengganti semua part sepeda yang dianggap bermasalah, tinggal waktu saja 😀

Tak seperti saya, saat awal bersepeda (kembali).   Saya cuma bisa merasa kalau sepeda yang saya naiki tidak enak, terasa berat kala di tanjakan.  Tapi cuma bisa bingung daripada mencaritahu penyebabnya.

Anak itu tahu cara pemecahan masalahnya sendiri, saya seringkali tidak.  Kesimpulan paling gampang: anak itu jauh lebih cerdas dari saya dalam hal problem solving.  Shame on myself..

Aku juga diam-diam harus belajar dari anak itu tampaknya.
Menyenangkan sekali diam-diam dapet guru jauh-jauh di pedalaman kalimantan euy 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s