akhir era 30-an

..postingan terakhir tahun ini, tahun terakhir di ujung dekade ke empat dalam hidup.

.

Walaupun tahun ini, studi saya belum ada kemajuan yang berarti (kabar awal yang memalukan memang), paling tidak ada beberapa keinginan lama yang akhirnya terwujud.

.

Saya itu sulung dari lima bersaudara, sedang honey adalah mbarep dari tiga bersaudara. Dulu entah kapan, tercetus keinginan untuk punya jumlah di tengah-tengahnya: empat (Untunglah tidak kepikiran untuk menjumlahkannya ya.) Februari tadi, sang maha pencipta mengabulkan keinginan itu, si bungsu lahir, melengkapi keluarga besar saya yang riang gembira.

.

Oktober lalu, mengunjungi bagian pulau Kalimantan yang lain, tepatnya di salah satu sudut kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Provinsi yang memang begitu sulitnya diakses dari kampung saya di Banjar, jalan darat pun rasanya baru-baru saja terekspos, itu pun konon perlu waktu dua haru untuk sekedar ke Pontianak, via Kalimantan Tengah pula. Perjalanan itu pun mendapatkan bonus : naik pesawat yang menggunakan baling-baling, salah satu keinginan yang entah sejak kapan adanya.

.

Seiring dengan gairah bersepeda yang makin membara. Dulu saya menyimpan keinginan di relung hati yang sangat dalam untuk memiliki sepeda touring berjudul Surly, gara-garanya saat membaca buku tentang perjalanan bersepeda seorang peturing dari Inggris ke India, tak lama setelah menamatkan buku itu, suatu sore seorang teman yang pesepeda kelas akut mas Bagus yang berkunjung ke rumah kontrakan, dengan mengendarai Troll nya, rasanya kalau tak salah tak lama setelah kepulangannya bersepeda mengikuti rute Bali-Jakarta, atau Sabang-Padang ya? Saya lupa persisnya.

Hingga tiba-tiba suatu hari, mas Bagus pula yang menginformasikan kalau ada seorang teman yang mau melepas frame Disc truckernya. Setelah melalui pergulatan batin yang hebat, akhirnya memutuskan untuk nekat meminangnya. Hal ini pun dilakukan diam-diam tanpa sepengetahuan honey tercinta. Syukurlah punya pasangan yang sangat pengertian akan kegilaan suaminya ini, restu pun di dapat dengan senyuman.

.

Hal lainnya adalah, menambah daftar rute perjalanan bersepeda dan mencicipi beberapa tanjakan (yang lumayan edan) di Jogja dan sekitarnya, list rute yang sudah pernah saya jalanin via bersepeda bisa ditengok di halaman tersendiri yang barusan saya buat disana.

.

Tahun depan keinginan utama saya sederhana saja: lebih banyak membaca dan menulis.

.

Bonus akhir tahun : sebuah buku tentang perjalanan bersepeda di atas, bila bisa menebak profesi dari peturing dari Inggris di atas, silakan iseng dijawab di kolom komentar.

Advertisements

4 thoughts on “akhir era 30-an

Comments are closed.