ke curug Sidoharjo

hari rabu pagi, tanggal 25 februari 2015, tiba-tiba saja saya ingin bersepeda yang rada jauh, yang rada nanjak, pilihan tujuan yang terpikir saat itu ada dua : ke gua Kiskendo via Kenteng | curug Sidoharjo, Samigaluh.  Akhirnya memutuskan untuk ke curug saja, tampaknya asik membayangkan sesampai sana langsung berendem di air yang adem.

kemudian terpikirkan untuk mengajak partner in crime ngepit mas Radit yang berkenan ikutan tapi menyusul, akhirnya saya berangkat duluan dan bertemu beliau di pertigaan dekat kantor kecamatan Minggir.  Jalurnya ya searah waktu saya ke Suroloyo dulu, tapi ternyata jalan ke curug justru lebih dekat, pertigaan kesitu adanya mungkin sekitar dua kilometer sebelum kecamatan Samigaluh, belok kanan kalau dari arah Seyegan.

Tanjakan sedari pertigaan menuju arah curug itu lumayan naudzubillah, panjang tak kira-kira, membuat saya beberapa kali berhenti mengatur napas dan minum.  Arah menuju curug sendiri gampang sekali, karena sekarang sudah ada papan petunjuk sedari pertigaan sampai dengan menuju MTsN Sidoharjo, kalau dari pertigaan jalan raya samigaluh kira-kira 4,1 km.

Ikutin saja jalan aspal sampai nantinya ketemu MTsN, nanti ada jalan tepat di samping sekolahan, tinggal nanjak lagi (iya nanjak lagi) sekitar setengah kilometer .  Nantinya di depan rumah penduduk, motor terpaksa harus parkir, karena cuma ada jalan setapak menurun menuju curug, terkecuali sepeda, masih bisa dinaikin di beberapa tempat ((kalau nyali cukup karena lumayan sempit dan cuma berupa jalan tanah yang super sempit)), saya sih ikhlas nuntun saja turunnya.

#curug

Bagusnya air terjun ini tidak begitu banyak dikunjungi, jadinya terasa alaminya, kemarin sih ada satu bakal calon warung yang baru mau akan dibikin.  Ketinggian airnya juga lumayan, tebingnya keren, airnya dingin sekali, menggoda saya untuk nyebur ke dalamnya, berendam dan berenang-renang semaunya.

Lepas tengah hari, puas berbasah-basahan, akhirnya cabut dari situ, saya terus menuju rumah teman yang mana harus nanjak lagi (iya nanjak lagi) , sementara mas radit memutuskan pulang kembali ke Jogja. Jadi begitulah.

 -m/-

Advertisements

2 thoughts on “ke curug Sidoharjo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s