merusak diri sendiri

menurutku, sepertinya sudah kecenderungan sebagian besar manusia untuk bersifat destruktif, lebih-lebih terhadap dirinya sendiri.  Mungkin tanpa sadar, kebanyakan sadar, melakukan hal begitu apa dirinya berulang-ulang.   Padahal sudah tahu rumusnya kalo semua perbuatan negatif akibatnya cepat atau lambat harusnya mesti negatif.

Misal, contoh pada manusia bernama diri saya sendiri : males!

Sudah tahu itu kebiasaan jelek, hasilnya juga jelek.  Masih saja suka dilakukan.  Berulang-ulang.  Tak jera-jera, tak kapok-kapok.  Tak juga belajar dari pengalaman.  Racetha!

Seandainya saja boleh memaki-maki diri sendiri, sudah saya lakukan sejak dulu.  Atau melempar kaleng rombeng ke muka sendiri.  Semacam barang jelek kok ya mau-maunya dipiara.

Karepmu opo toh, mz…

Nah kan, saya jadinya memaki diri sendiri, sepagi hari..

rha-sha-kanh!

Advertisements

2 thoughts on “merusak diri sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s