Sadel Sepeda Lipat

saya pikir, Surly yang dibeli sekitar tiga bulan yang lalu itu bakal menjadi sepeda terakhir saya.  ternyata saya salah.  Karena sesuatu dan lain hal, sepeda touring berwarna ijo itu terpaksa dipensiunkan.

Saat mikir-mikir ntar pake apaan, tiba-tiba kedua bola mataku tertumbuk pada sosok mungil yang diam malu-malu di pojokan bengkel mas Rofi.  Dan ya begitulah, kesan pertama menungganginya *duh bahasanya* sungguh di dugaan.  Stabil dan lumayan binal di tanjakan *duh mz..*

Hari minggu kemarin langsung diujicoba, tak tanggung-tanggung, nanjak ke tugu Kaliurang, kebetulan sudah berapa lama tak kesitu.  Selain stabil selama nanjak, juga kayuhan terasa lebih enteng, paling tidak dibanding sepeda-sepeda yang pernah saya pakai sebelumnya.

Beberapa part di sepeda lipat generasi awal itu, masih bawaan aslinya, kecuali beberapa warisan sepeda terdahulu.  terakhir adalah mengganti sadel.  Part yang menurut saya sangat penting untuk diperhatikan dan diupgrade jika ada kesempatan disamping groupset, terlebih jika sering digunakan, lebih-lebih jika untuk perjalanan jauh.  Soalnya bagian badan yang kontak langsung dengan sepeda kan tangan, kaki dan pantat hehe

Jadi ya demikianlah, inilah penampakannya, ukurannya ga beda jauh sih dibanding bis..

Urbano

Advertisements

One thought on “Sadel Sepeda Lipat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s